Pengolahan Limbah Jelantah menjadi Lilin Aromaterapi

         TP PKK Desa Jambuwer melaksanakan pertemuan rutin di bulan Februari 2026 dan sekaligus melakukan praktek pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. 

        Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain limbah jelantah, serbuk stearin sebagai bahan utama lilin, pewarna dari crayon, minyak wangi essence dan benang katun sebagai sumbu.

        Minyak jelantah dari limbah penggorengan harus direndam dulu dengan arang kayu selama 1 x 24 jam untuk proses penetralan, sehingga zat-zat berbahaya dalam minyak dapat dinetralkan oleh arang kayu. Setelah itu, minyak disaring dan dicampur dengan serbuk stearin dan dipanaskan di atas api kecil. Perbandingan antara jelantah dan stearin menggunakan skala 1 : 1.

        Setelah serbuk stearin semuanya sudah larut dan bercampur sempurna dengan minyak jelantah, selanjutnya diberi pewarna dari crayon yang diiris-iris sedikit saja. Kemudian ditambahkan minyak essence secukupnya sebagai pewangi. Bila sudah tercampur rata, api dimatikan dan cairan lilin dituang ke dalam wadah atau gelas kecil yang sebelumnya sudah diberi benang sumbu di bagian tengahnya. Biarkan lilin berubah menjadi padat sedikit demi sedikit, sampai menjadi padat sempurna. Taraaa ... jadilah lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah.

 Siklus perubahan pembuatan lilin aromaterapi.

 Kondisi lilin dalam gelas yang sudah padat sempurna.

Proses perubahan lilin mulai dari cair menjadi padat.

Kondisi lilin mulai menjadi padat.



Kondisi cairan lilin yang baru dituang di dalam gelas.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

PKK Jambuwer Berbatik